KUALA LUMPUR: Deputy Umno president Tan Sri Muhyiddin Yassin yesterday led more than 2,600 delegates at the Umno general assembly to an oath of loyalty (sumpah bai’ah) at the end of his winding up speech.
The oath was as follows:
- Kami orang Umno berikrar untuk merapatkan saf perjuangan, mengeratkan ukhuwwah, menghapuskan sengketa, menghindari hasad dengki dan irihati dan meletakkan kepentingan parti mengatasi kepentingan peribadi.
- Kami orang Umno berjanji taat setia kepada parti dengan memberikan sepenuh kepercayaan dan sokongan padu kepada YAB Presiden untuk memimpin kita mencapai kemenangan besar dalam pilihanraya nanti.
- Kami orang Umno bersumpah untuk bekerja dengan gigih, tersusun dan teratur, berjihad dan berinfaq di jalan Allah s.w.t, bagi memastikan kemenangan Umno dan Barisan Nasional dalam pilihanraya umum ke-13.
- Kami orang Umno berikrar untuk memberikan sokongan padu dan tidak berbelah bahagi kepada calon-calon yang bakal dipilih oleh pucuk pimpinan parti untuk bertanding dalam pilihanraya nanti.
Translation:
- We in Umno pledge to close ranks, forge solidarity, rid ourselves of dispute, ill-feelings and jealousy and put party interest above self.
- We in Umno promise to be loyal to the party by giving our full confidence and support to the party president to lead us in achieving a landslide victory in the general election.
- We in Umno swear to work tirelessly in an organised and systematic manner, to struggle and work in the path of Allah to ensure Umno and Barisan Nasional's victory in the 13th general election.
- We in Umno pledge to give our undivided support to candidates who will be selected by the party's leadership to contest in the election.

